Site Profile 2020

Seram, Provinsi Maluku

Terletak di wilayah bagian Selatan, Seram adalah pulau terbesar kedua di Provinsi Maluku sekaligus menjadi wilayah yang paling dinamis dari seluruh intervensi yang dilakukan MDPI. Pulau Seram terdiri dari 3 kabupaten dengan 4 pelabuhan besar dan beberapa pelabuhan kecil untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Kegiatan MDPI di Seram dimulai sejak 2015 yang meliputi 6 desa dan 10 landing site, bersamaan dengan berlangsungnya implementasi standar Fair Trade. Kami telah berhasil memberikan dukungan finansial untuk lebih dari 200 nelayan dan 14 asosiasi nelayan. Melalui berbagai intervensi program, pada 2021 MDPI berhasil memperluas sertifikasi MSC di Seram Selatan dengan 142 kapal yang sudah berlabel eco.

Dokumentasi kegiatan MDPI di Pulau Seram

Program dan Kegiatan Utama

1. Peningkatan Perikanan

  • Pengumpulan data port-side pada 10 landing site
  • Penempatan Observer Teknologi diatas kapal, implementasi teknologi seperti Time-lapse camera (TLC), Pelagic Data System (PDS), Reolink and Trekfish pada kapal

 

2. Pengorganisasian Masyarakat

  • Membantu pendirian Koperasi Nelayan Tuna Bersaudara
  • Memberdayakan komunitas melalui formasi champion lokal
  • Di tahun 2020, MDPI memfasilitasi registrasi Kartu Kusuka untuk 44 nelayan dan asuransi Jasindo untuk 107 nelayan

 

3. Sertifikasi

  • Implementasi standardisasi Fair Trade USA dengan 2 penyuplai ikan dan 1 UPI selama lebih dari 6 tahun
  • Di tahun 2020, Komite Fair Trade Buru Utara menerima dana premium sebesar Rp 92.633.147
  • Nelayan yang telah tersertifikasi Fair Trade USA di Seram Selatan memperoleh sertifikasi MSC pada April 2021

 

4. Data Statistik

  • Jumlah kapal: 142
  • Jumlah nelayan: 137
  • Asosiasi nelayan: 6
  • Kapal Terdaftar (hingga 2020): 126 terdaftar Pas Kecil dan BPKP
  • Kapal dengan instalasi teknologi: 16
  • Total port sampling: 12.346 kg