Site Profile 2020

Ternate, Provinsi Maluku Utara

Pulau Ternate merupakan ibukota Provinsi Maluku Utara, yaitu Kota Ternate. Program dan kegiatan MDPI di Pulau Ternate dimulai pada tahun 2018, yang awalnya ditujukan untuk perluasan pelaksanaan Fair Trade dan program pengumpulan data di Maluku Utara.

Pelaksanaan program MDPI di Pulau Ternate meliputi peningkatan standar mutu penangkapan ikan melalui perluasan sertifikasi MSC pada tahun 2021. Program tersebut berhasil meningkatan pengelolaan dan manajemen perikanan di 82 nelayan, 3 penyuplai, 1UPI, serta lebih dari 100 anggota komunitas. Area kerja kami saat ini meliputi 5 desa, 3 landing site, 5 komunitas nelayan, dan secara langsung mendukung lebih dari 160 nelayan Ternate dan Tobelo.

Dokumentasi Kegiatan MDPI di Pulau Ternate

Program dan Kegiatan Utama

1. Peningkatan Perikanan

  • Pengumpulan data port-side pada 3 landing site
  • Implementasi seperti Time-lapse camera (TLC) dan Spot-trace pada kapal

 

2. Pengorganisasian Masyarakat

  • Membantu pendirian Koperasi Fair Trade Tuna Mandiri dan Koperasi Babula Ma Cahaya
  • Memberdayakan komunitas melalui formasi champion lokal
  • Di tahun 2020, MDPI memfasilitasi registrasi Kartu Kusuka untuk 39 nelayan

 

3. Sertifikasi

  • Implementasi standardisasi Fair Trade USA dengan 2 penyuplai ikan dan 1 UPI selama lebih dari 3 tahun
  • Di tahun 2020, Komite FT Ternate menerima dana premium sebesar Rp 6.369.719
  • Nelayan yang telah tersertifikasi FTUSA di Pulau Ternate memperoleh sertifikasi MSC pada April 2021

 

4. Data Statistik

  • Jumlah kapal: 81
  • Jumlah nelayan: 82
  • Asosiasi nelayan: 3
  • Kapal dengan instalasi teknologi: 5
  • Total port sampling: 7.948 kg