Site Profile 2020

Bisa, Provinsi Maluku Utara

Sejak tahun 2017, kami telah memberdayakan nelayan Pulau Bisa dan Bacan di 5 desa, serta menanamkan prinsip-prinsip perikanan berkelanjutan pada lebih dari 100 nelayan. Tahun 2021, MDPI mendukung ekspansi sertifikasi MSC di Pulau Bisa, dimana 142 kapal nelayan Pulau Bisa telah berlabel eco.

Pelaksanaan program pengumpulan data juga dilakukan untuk mendukung program manajemen tuna. Pulau Bisa mempunya potensi besar untuk pengembangan perikanan berkelanjutan dan pemberdayaan komunitas pesisir, mengingat Provinsi Maluku Utara termasuk ke dalam area program Lumbung Ikan Nasional.

Dokumentasi kegiatan MDPI di Pulau Bisa

Program dan Kegiatan Utama

1. Peningkatan Perikanan

  • Pengumpulan data port-side pada 4 landing site
  • Implementasi teknologi seperti Time-lapse camera (TLC), Pelagic Data System (PDS), Reolink dan Trekfish pada kapal

 

2. Pengorganisasian Masyarakat

  • Membantu pendirian Koperasi Tuna Bisa Mandioli
  • Memberdayakan komunitas melalui formasi champion lokal
  • Di tahun 2020, MDPI memfasilitasi registrasi Kartu Kusuka untuk 54 nelayan

 

3. Sertifikasi

  • Implementasi standardisasi Fair Trade USA dengan 93 nelayan, 4 penyuplai ikan dan 1 UPI selama lebih dari 3 tahun
  • Di tahun 2020, Komite Fair Trade Bisa menerima dana premium sebesar Rp 70.778.165 dan Komite Fair Trade Bacan menerima Rp 46.508.603
  • Nelayan yang telah tersertifikasi Fair Trade USA di Pulau Bisa dan Bacan memperoleh sertifikasi MSC pada April 2021

 

4. Data Statistik

  • Jumlah kapal: 88
  • Jumlah nelayan: 93
  • Asosiasi nelayan: 5
  • Kapal dengan instalasi teknologi: 3
  • Total port sampling: 39.164 kg