• Data Validation Meeting in Manado

    17 Jan 2018
    Indah Rufiati
    28
    0

    Fisheries Improvement Department (Pak Saut, Wildan, Allison, Timur, Juhrin, Karel, Riza and Huda) had a data validation meeting in Manado on 9 – 12 December. This regular bi-annual meeting is conducted to ensure the availability of high quality data on I-Fish database.

    The meeting started by discussing the current situation and FID’s achievement within the last 6 months period and followed by data validation process based on the refined format of data validation.  The participants were then divided into 3 working groups to check rigorously the data gathered from June to November 2017 and drafted a summary outlining the percentage of port sampling coverage from each location, baitfish data, bycatch data, main target fish and ETP (Endangered, Threatened or Protected (ETP) species data. The working groups found that the data sampling is already covered above 20% of data validation result and complied with the port sampling protocol.

    Complementing the Data validation meeting, Pak Saut and Alison also presented some information on fisheries management, harvest strategy and basic of stock assessment in a light that the team will have sufficient knowledge in the work of data collection that meets the requirement of fish stock assessment for a sustainable fisheries.

    Writer: Wildan

    Continue Reading
  • Site Supervisor – Morotai, Maluku Utara

    11 Jan 2018
    mdpi
    137

    Posisi               : Site Supervisor
    Lokasi                   : Morotai, Maluku Utara
    Kepegawaian    : Kontrak
    Melapor kepada               : Regional Supervisor
    Deskripsi          :

    Proyek Sustainable Ecosystems Advanced (SEA) yang didanai oleh USAID merupakan proyek lima tahun (2016-2021) yang mendukung Pemerintah Indonesia dalam menguatkan tata kelola sumber daya perikanan dan kelautan, serta konservasi keanekaragaman hayati. Proyek yang diimplementasikan oleh Tetra Tech dan konsorsium mitra ini bekerja pada tingkat nasional, provincial serta lokal di Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara yang termasuk di dalam wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 715 Indonesia. Dengan menggunakan pengelolaan perikanan berbasis ekosistem dan melibatkan pemangku kepentingan utama, Proyek USAID SEA bertujuan untuk (I)menguatkan pengelolaan perikanan dan kawasan perlindungan laut guna meningkatkan produktivitas perikanan, konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan, dan (2) memperkuat kapasitas kepemimpinan dari pemerintah lokal dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

    Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) bekerjasama dengan USAID untuk mendukung  tujuan program ini membutuhkan seorang Site Supervisor  yang akan mengemban tugas sebagai berikut:

    1. Pengumpulan Data
    • Menjaga dan memastikan seluruh data sudah benar dan sesuai dengan prosedur standar.
    • Bekoordinasi dan bekerjasama dengan para pegawai di pendaratan ikan/ pemasok/ prosesor dan nelayan saat melaksanakan program port sampling
    • Memastikan seluruh dokumentasi tersimpan dengan benar
    • Melakukan aktifitas lainnya;
    1. Implementasi Program Fair Trade dan atau Program Ketertelusuran
    • Implementasi dan sosialisasi program ke komunitas nelayan
    • Mengikuti standard, memfasilitasi dan mengatur perangkat dan keperluan kegiatan di lokasi sekitar
    • Melakukan aktifitas lainnya terkait program
    1. Manajemen Pegawai dan Program
    • Menjaga perlengkapan kantor dan kebutuhan pegawai, memastikan semua operasional berjalan dengan baik lancar.

    Berperan serta secara aktif di kegiatan lainnya, seperti; keterlibatan masyarakat, kegiatan pendaratan, menghadiri pertemuan, mensosialisasikan Fairtrade, Ketelusuran dan program MDPI lainnya.

    Kebutuhan / Skill yang dibutuhkan:

    • Menempuh studi jurusan strata 1 bidang Perikanan/Kelautan atau yang terkait
    • Miliki motivasi dan inisiatif yang baik untuk mempelajari industri perikanan
    • Fresh graduate dipersilahkan untuk melamar
    • Memiliki keterampilan kepemimpinan yang kuat
    • Mampu mengelola banyak tugas dan tanggung jawab
    • Memahami pentingnya perikanan berkelanjutan untuk Indonesia
    • Kemampuan yang diperlukan: Office (MS Office, seperti: Excel, Word)
    • Orang yang lebih baik atau provinsi yang sama (lebih memilih dari Pulau Obi)
    • Mampu bekerja dalam tim baik internal maupun mitra eksternal (stakeholder lain atau pihak terkait)

    MDPI berkomitmen untuk menerapkan rekrutmen bebas diskriminasi dari unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan), mendukung  kesetaraan gender, anti perdagangan manusia dan menolak segala bentuk penggunaan dan perdagangan narkotika. Lamaran ditujukan kepada HRD MDPI, kirimkan lamaran lengkap via email ke: career@mdpi.or.id

    Continue Reading
  • Site Supervisor – Bacan, Maluku Utara

    11 Jan 2018
    mdpi
    87

    Posisi               : Site Supervisor
    Lokasi                   : Bacan, Maluku Utara
    Kepegawaian    : Kontrak
    Melapor kepada               : Regional Supervisor
    Deskripsi          :

    Proyek Sustainable Ecosystems Advanced (SEA) yang didanai oleh USAID merupakan proyek lima tahun (2016-2021) yang mendukung Pemerintah Indonesia dalam menguatkan tata kelola sumber daya perikanan dan kelautan, serta konservasi keanekaragaman hayati. Proyek yang diimplementasikan oleh Tetra Tech dan konsorsium mitra ini bekerja pada tingkat nasional, provincial serta lokal di Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara yang termasuk di dalam wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 715 Indonesia. Dengan menggunakan pengelolaan perikanan berbasis ekosistem dan melibatkan pemangku kepentingan utama, Proyek USAID SEA bertujuan untuk (I)menguatkan pengelolaan perikanan dan kawasan perlindungan laut guna meningkatkan produktivitas perikanan, konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan, dan (2) memperkuat kapasitas kepemimpinan dari pemerintah lokal dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

    Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) bekerjasama dengan USAID untuk mendukung  tujuan program ini membutuhkan seorang Site Supervisor  yang akan mengemban tugas sebagai berikut:

    1. Pengumpulan Data
    • Menjaga dan memastikan seluruh data sudah benar dan sesuai dengan prosedur standar.
    • Bekoordinasi dan bekerjasama dengan para pegawai di pendaratan ikan/ pemasok/ prosesor dan nelayan saat melaksanakan program port sampling
    • Memastikan seluruh dokumentasi tersimpan dengan benar
    • Melakukan aktifitas lainnya;
    1. Implementasi Program Fairtrade dan atau Program ketertelusuran
    • Implementasi dan sosialisasi program ke komunitas nelayan
    • Mengikuti standard, memfasilitasi dan mengatur perangkat dan keperluan kegiatan di lokasi sekitar
    • Melakukan aktifitas lainnya terkait program
    1. Manajemen Pegawai dan Program
    • Menjaga perlengkapan kantor dan kebutuhan pegawai, memastikan semua operasional berjalan dengan baik lancar.
    • Aktifitas lainnya:

    Berperan serta secara aktif di kegiatan lainnya, seperti; keterlibatan masyarakat, kegiatan pendaratan, menghadiri pertemuan, mensosialisasikan Fairtrade, Ketelusuran dan program MDPI lainnya.

    Kebutuhan / Skill yang dibutuhkan:

    • Menempuh studi jurusan strata 1 bidang Perikanan/Kelautan atau yang terkait
    • Miliki motivasi dan inisiatif yang baik untuk mempelajari industri perikanan
    • Fresh graduate dipersilahkan untuk melamar
    • Memiliki keterampilan kepemimpinan yang kuat
    • Mampu mengelola banyak tugas dan tanggung jawab
    • Memahami pentingnya perikanan berkelanjutan untuk Indonesia
    • Kemampuan yang diperlukan: Office (MS Office, seperti: Excel, Word)
    • Orang yang lebih baik atau provinsi yang sama (lebih memilih dari Pulau Obi)
    • Mampu bekerja dalam tim baik internal maupun mitra eksternal (stakeholder lain atau pihak terkait)

    MDPI berkomitmen untuk menerapkan rekrutmen bebas diskriminasi dari unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan), mendukung  kesetaraan gender, anti perdagangan manusia dan menolak segala bentuk penggunaan dan perdagangan narkotika.

    Lamaran ditujukan kepada HRD MDPI, kirimkan lamaran lengkap via email ke: career@mdpi.or.id

    Continue Reading
  • Sustainability Facilitator – Morotai, Maluku Utara

    11 Jan 2018
    mdpi
    94

    Posisi               : Sustainability Facilitator
    Lokasi                   : Morotai, Maluku Utara
    Kepegawaian    : Kontrak
    Melapor kepada               : Site Supervisor
    Deskripsi          :

    Proyek Sustainable Ecosystems Advanced (SEA) yang didanai oleh USAID merupakan proyek lima tahun (2016-2021) yang mendukung Pemerintah Indonesia dalam menguatkan tata kelola sumber daya perikanan dan kelautan, serta konservasi keanekaragaman hayati. Proyek yang diimplementasikan oleh Tetra Tech dan konsorsium mitra ini bekerja pada tingkat nasional, provincial serta lokal di Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara yang termasuk di dalam wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 715 Indonesia. Dengan menggunakan pengelolaan perikanan berbasis ekosistem dan melibatkan pemangku kepentingan utama, Proyek USAID SEA bertujuan untuk (I)menguatkan pengelolaan perikanan dan kawasan perlindungan laut guna meningkatkan produktivitas perikanan, konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan, dan (2) memperkuat kapasitas kepemimpinan dari pemerintah lokal dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

    Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) bekerjasama dengan USAID untuk mendukung  tujuan program ini membutuhkan seorang Sustainability Facilitator  yang akan mengemban tugas sebagai berikut:

    1. Pengumpulan Data
    • Menjaga dan memastikan seluruh data sudah benar dan sesuai dengan prosedur standar.
    • Bekoordinasi dan bekerjasama dengan para pegawai di pendaratan ikan/ pemasok/ prosesor dan nelayan saat melaksanakan program port sampling
    • Memastikan seluruh dokumentasi tersimpan dengan benar
    • Melakukan aktifitas lainnya;
    1. Implementasi Program Fair Trade dan atau Program Ketertelusuran
    • Implementasi dan sosialisasi program ke komunitas nelayan
    • Mengikuti standard, memfasilitasi dan mengatur perangkat dan keperluan kegiatan di lokasi sekitar
    • Melakukan aktifitas lainnya terkait program

    Berperan serta secara aktif di kegiatan lainnya, seperti; keterlibatan masyarakat, kegiatan pendaratan, menghadiri pertemuan, mensosialisasikan Fairtrade, Ketelusuran dan program MDPI lainnya.

    Kebutuhan / Skill yang dibutuhkan:

    • Menempuh studi jurusan strata 1 bidang Perikanan/Kelautan atau yang terkait (S1 atau sederajat pada jurusan lain dipersilahkan melamar, SMA/SLTA dengan pengalaman kerja 1 tahun)
    • Miliki motivasi dan inisiatif yang baik untuk mempelajari industri perikanan
    • Fresh graduate dipersilahkan untuk melamar
    • Memahami pentingnya perikanan berkelanjutan untuk Indonesia
    • Skill yang dibutuhkan: Office (MS Office, seperti: Excel, Word)
    • Putra/Putri daerah setempat, lebih disukai
    • Tertantang bekerja di daerah terpencil
    • Mampu bekerja dalam tim baik internal maupun mitra eksternal (stakeholder lain atau pihak terkait)

    MDPI berkomitmen untuk menerapkan rekrutmen bebas diskriminasi dari unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan), mendukung  kesetaraan gender, anti perdagangan manusia dan menolak segala bentuk penggunaan dan perdagangan narkotika.

    Lamaran ditujukan kepada HRD MDPI, kirimkan lamaran lengkap via email ke: career@mdpi.or.id

    Continue Reading
  • Sustainability Facilitator – Bacan, Maluku Utara

    11 Jan 2018
    mdpi
    69

    Posisi               : Sustainability Facilitator
    Lokasi                   : Bacan, Maluku Utara
    Kepegawaian    : Kontrak
    Melapor kepada               : Site Supervisor
    Deskripsi          :

    Proyek Sustainable Ecosystems Advanced (SEA) yang didanai oleh USAID merupakan proyek lima tahun (2016-2021) yang mendukung Pemerintah Indonesia dalam menguatkan tata kelola sumber daya perikanan dan kelautan, serta konservasi keanekaragaman hayati. Proyek yang diimplementasikan oleh Tetra Tech dan konsorsium mitra ini bekerja pada tingkat nasional, provincial serta lokal di Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara yang termasuk di dalam wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 715 Indonesia. Dengan menggunakan pengelolaan perikanan berbasis ekosistem dan melibatkan pemangku kepentingan utama, Proyek USAID SEA bertujuan untuk (I)menguatkan pengelolaan perikanan dan kawasan perlindungan laut guna meningkatkan produktivitas perikanan, konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan, dan (2) memperkuat kapasitas kepemimpinan dari pemerintah lokal dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

    Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) bekerjasama dengan USAID untuk mendukung  tujuan program ini membutuhkan seorang Sustainability Facilitator  yang akan mengemban tugas sebagai berikut:

    1. Pengumpulan Data
    • Menjaga dan memastikan seluruh data sudah benar dan sesuai dengan prosedur standar.
    • Bekoordinasi dan bekerjasama dengan para pegawai di pendaratan ikan/ pemasok/ prosesor dan nelayan saat melaksanakan program port sampling
    • Memastikan seluruh dokumentasi tersimpan dengan benar
    • Melakukan aktifitas lainnya;
    1. Implementasi Program Fair Trade dan atau Program Ketertelusuran
    • Implementasi dan sosialisasi program ke komunitas nelayan
    • Mengikuti standard, memfasilitasi dan mengatur perangkat dan keperluan kegiatan di lokasi sekitar
    • Melakukan aktifitas lainnya terkait program

    Berperan serta secara aktif di kegiatan lainnya, seperti; keterlibatan masyarakat, kegiatan pendaratan, menghadiri pertemuan, mensosialisasikan Fairtrade, Ketelusuran dan program MDPI lainnya.

    Kebutuhan / Skill yang dibutuhkan:

    • Menempuh studi jurusan strata 1 bidang Perikanan/Kelautan atau yang terkait (S1 atau sederajat pada jurusan lain dipersilahkan melamar, SMA/SLTA dengan pengalaman kerja 1 tahun)
    • Miliki motivasi dan inisiatif yang baik untuk mempelajari industri perikanan
    • Fresh graduate dipersilahkan untuk melamar
    • Memahami pentingnya perikanan berkelanjutan untuk Indonesia
    • Skill yang dibutuhkan: Office (MS Office, seperti: Excel, Word)
    • Putra/Putri daerah setempat, lebih disukai
    • Tertantang bekerja di daerah terpencil
    • Mampu bekerja dalam tim baik internal maupun mitra eksternal (stakeholder lain atau pihak terkait)

    MDPI berkomitmen untuk menerapkan rekrutmen bebas diskriminasi dari unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan), mendukung  kesetaraan gender, anti perdagangan manusia dan menolak segala bentuk penggunaan dan perdagangan narkotika.

    Lamaran ditujukan kepada HRD MDPI, kirimkan lamaran lengkap via email ke: career@mdpi.or.id

    Continue Reading
  • Fair Trade Assistant – Seram, Maluku

    11 Jan 2018
    mdpi
    111

    Posisi                    : Fair Trade Assistant
    Lokasi                   : Seram, Maluku
    Kepegawaian       : Kontrak
    Melapor kepada  : Fair Trade Coordinator
    Deskripsi          :

    Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) bekerjasama dengan berbagai organisasi dan banyak pihak yang berkepentingan untuk mendukung perikanan Indonesia yang berkelanjutan. Dalam mendukung tujuan program ini MDPI membutuhkan seorang Fair Trade Assistant. Seorang Fair Trade Assistant diminta untuk bertanggung jawab pada seluruh aktifitas yang dilakukan di site yang ditugaskan, bekerja sama dengan banyak pemangku kepentingan dan menjembatani program Fair Trade Assistant organisasi ke pihak luar dan memastikan semua tugas berjalan dengan lancar.

    Memahami konsep Fair Trade dan mensosialisasikannya kepada masyarakat; para nelayan, supplier dan anggota masyarakat lainnya:

    • Memfasilitasi rapat-rapat asosiasi nelayan, melengkapi dan membantu para nelayan tentang bagaimana mengatur sistem untuk mencatat notulensi, pengambilan putusan, dll.
    • Memastikan bahwa kriteria kepatuhan pada standar-standar Fair Trade USA dilaksanakan pada tingkat setinggi mungkin dibawah arahan tim Fair Trade.
    • Menghadiri rapat-rapat co-management dimana kebutuhan dan pandangan para nelayan disampaikan kepada para pemangku kepentingan perikanan.
    • Menerapkan suatu sistim yang memastikan bahwa standar lingkungan seperti tercantum dalam standar Fair Trade USA dipatuhi dan diikuti – menurut instruksi dan arahan dari tim Fair Trade
    • Melaksanakan tugas – tugas terkait lainnya sesuai dengan arahan atasan.

    Kebutuhan / Skill yang dibutuhkan::

    • Menempuh studi jurusan strata 1 bidang Perikanan/Kelautan atau yang terkait ( Jurusan lain dipersilahkan melamar SMA/SLTA – S1, Fresh graduate dipersilahkan untuk melamar)
    • Miliki motivasi dan inisiatif yang baik untuk mempelajari industri perikanan
    • Keterampilan yang dibutuhkan: Office (MS Office, seperti: Excel, Word)
    • Berorientasi pada detail dan target, bekerja secara terorganisir dan sistematis
    • Nilai tambah jika terampil dalam Bahasa Inggris dalam membaca, lisan dan tulisan
    • Mampu bekerja dalam organisasi yang cepat
    • Nyaman tinggal di desa nelayan terpencil dan bekerja sama dengan komunitas nelayan
    • Bersedia melakukan perjalanan ke lokasi pelaksana lainnya di Indonesia dan bersedia bekerja lembur bila
    • Diutamakan putra/putri daerah setempat
    • Mampu bekerja dalam tim baik internal maupun mitra eksternal (stakeholder lain atau pihak terkait)

    MDPI berkomitmen untuk menerapkan rekrutmen bebas diskriminasi dari unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan), mendukung  kesetaraan gender, anti perdagangan manusia dan menolak segala bentuk penggunaan dan perdagangan narkotika.

    Lamaran ditujukan kepada HRD MDPI, kirimkan lamaran lengkap via email ke: career@mdpi.or.id

    Continue Reading
  • DMC (Data Management Committee) Officer – Denpasar, Bali

    11 Jan 2018
    mdpi
    138

    Posisi                    : DMC (Data Management Committee) Officer
    Lokasi                   : Denpasar, Bali
    Kepegawaian       : Kontrak
    Melapor kepada  : Manager Fisheries Improvement Program
    Deskripsi          :

    Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) bekerjasama dengan berbagai organisasi dan banyak pihak yang berkepentingan untuk mendukung perikanan Indonesia yang berkelanjutan. Dalam mendukung tujuan program ini MDPI membutuhkan seorang DMC (Data Management Committee) Officer.  Seorang DMC (Data Management Committee) Officer diminta untuk bertanggung jawab pada seluruh aktifitas yang ditugaskan, bekerja sama dengan banyak pemangku kepentingan dan menjembatani antara bagian operasional dan tim program dan memastikan semua tugas berjalan dengan lancar.

    Fokus utama pada pekerjaan ini adalah:

    Untuk mendukung dan mengembangkan Fisheries Improvement Program di MDPI dalam misinya untuk mengolah implementasi perikanan berkelanjutan di Indonesia dan wilayahnya. Hal ini dilakukan melalui kontribusi pada beragam aspek di dalam departemen namun secara khusus berfokus pada pengembangan pendekatan Co-Management / Data Management Committee.

    Seorang DMC Officer akan melakukuan pengembangan kegiatan DMC di 6 provinsi di Indonesia, analisa sistem Pengumpulan Data Lapangan, pengembangan tim lapangan, keterlibatan pemangku kepentingan, pengembangan rantai pasokan dan Implementasi Program Peningkatan Perikanan:

    Kebutuhan / Skill yang dibutuhkan:

    • Memiliki latar belakang Sarjana Perikanan terutama Pengelolaan Perikanan, Fresh graduate dan latar belakang pendidikan lain dipersilakan
    • Miliki motivasi dan inisiatif yang baik untuk mempelajari pengelolaan dan pengelolaan perikanan
    • Memiliki pengalaman kerja dengan pemerintah Dinas/Kementrian. Terutama yang terkait dengan perikanan dan atau kelompok pemangku kepentingan, mampu berkomunikatsi dan mampu membangun
    • Memiliki pengalaman memfasilitasi diskusi kelompok atau acara workshop, memiliki pengalaman mengorganisir kegiatan dengan masyarakat atau pemerintah di tingkat provinsi atau nasional
    • Memiliki kemampuan Bahasa Inggris lisan dan tulisan
    • Bisa bekerja sama antar tim internal organisasi maupun dengan pihak eksternal.
    • Memahami pentingnya perikanan berkelanjutan di Indonesia
    • Mampu mengoperasikan MS Office, seperti: Excel, Word, power point, Outlook, Cloud Data Management. dll,
    • Bisa bekerja dengan tekanan dan tenggat waktu
    • Respons teliti, rinci dan tanggap terhadap arahan
    • Mampu membuat pelaporan, pengisian, pendokumentasian dan pengelolaan organisasi yang baik dan benar.

    MDPI berkomitmen untuk menerapkan rekrutmen bebas diskriminasi dari unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan), mendukung  kesetaraan gender, anti perdagangan manusia dan menolak segala bentuk penggunaan dan perdagangan narkotika.

    Lamaran ditujukan kepada HRD MDPI, kirimkan lamaran lengkap via email ke: career@mdpi.or.id

    Continue Reading
  • Admin and Program Assistant – Denpasar, Bali

    11 Jan 2018
    mdpi
    106

    Posisi                    : Admin and Program Assistant
    Lokasi                   : Denpasar, Bali
    Kepegawaian       : Kontrak
    Melapor kepada  : Manager Administratif
    Deskripsi          :

    Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) bekerjasama dengan berbagai organisasi dan banyak pihak yang berkepentingan untuk mendukung perikanan Indonesia yang berkelanjutan. Dalam mendukung tujuan program ini MDPI membutuhkan seorang Admin and Program Assistant.  Seorang Admin and Program Assistant diminta untuk bertanggung jawab pada seluruh aktifitas yang ditugaskan, bekerja sama dengan banyak pemangku kepentingan dan menjembatani antara bagian operasional dan tim program dan memastikan semua tugas berjalan dengan lancar.

    Fokus utama pada pekerjaan ini adalah:

    Administrasi

    • Memfasilitasi dan berkoordinasi dengan pihak ketiga untuk hal yang berkitan erat dengan perencanaan perjalanan dan berkoordinasi aktif dengan bagian Keuangan, Manajer dan Manajemen.
    • Membantu memfasilitasi seluruh aspek yang berkaitan dengan aktivitas program dan operations, mis. pengunjung, rapat, pelatihan, lokakarya, seminar, konferensi dalam koordinasi yang erat dengan individu terkait, departemen PiC dan pemegang anggaran.
    • Membantu tim program berkaitan dengan administrasi program dan hal lain yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan program.
    • Melakukan laporan pembukuan keuangan dan administrasi sederhana sesuai dengan keperluan organisasi.
    • Terlibat dalam perbaikan sistem Administrasi Internal termasuk mengkomunikasikannya kepada para staf
    • Aktif terlibat dalam menegakkan peraturan dan peraturan internal

    Sebagai Tim Operations

    • Bersama staff operations lainnya, mengambil fungsi penerimaan di kantor Bali ; panggilan telepon, fax masuk dan keluar, surat masuk dan keluar dan tamu masuk dan keluar.
    • Bekerja sama dengan staff operations dan program untuk mengambil alih sementara pekerjaan yang tidak termasuk dalam pekerjaan Utama.
    • Semua anggota tim pendukung melibatkan sistem yang terpadu antara bagian Program, Keuangan dan Admin untuk memaksimalkan peran Tim dalam mengelola kantor, membuka atau menutup program

    Kebutuhan / Skill yang dibutuhkan:

    • Minimum pendidikan Diploma III Manajemen, Akuntansi dan atau latar belakang pendidkan yan setara
    • Lebih disukai yang memiliki pengalaman kerja minimum 1 tahun (terbuka untuk freshgraduate)
    • Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
    • Kemampuan komputer yang cukup, mis. MS Office
    • Berorientasi detail dan berorientasi pada target dan berinisiatif dan terorganisir dengan baik
    • Mampu beradaptasi dengan perubahan organisasi yang cepat
    • Lebih disukai dari putra-putri daerah
    • Mampu bekerja secara mandiri dengan minimum supervisi
    • Bersedia untuk sering bepergian ke daerah pelaksana di Indonesia dan bersedia bekerja lembur bila dibutuhkan.

    MDPI berkomitmen untuk menerapkan rekrutmen bebas diskriminasi dari unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan), mendukung  kesetaraan gender, anti perdagangan manusia dan menolak segala bentuk penggunaan dan perdagangan narkotika.

    Lamaran ditujukan kepada HRD MDPI, kirimkan lamaran lengkap via email ke: career@mdpi.or.id

    Continue Reading
  • Fish Handling Training: Empowering Fishers for Better Fish Quality

    4 Jan 2018
    Indah Rufiati
    133
    0

    Fish quality issues, especially at certain times of year, is prevalent across Indonesia. Poorly handled fish and high levels of histamine become the main cause of the fish quality decline. This condition has affected the fishers’ income because buyers refuse to accept lower quality fish or if they accept it, they will buy it atvery low price. In an effort to improve fish handling skills amongst small-scale handline fishers in Parigi village, North Seram, Maluku, on October 13th, MDPI under the USAID Sustainable Ecosystems Advanced (USAID SEA) Project, conducted a training of on-board fish handling attended by 44 fishers.

    Staff from PT. Harta Samudera Ambon, Cindy J. Hiso and Wilson Taihuttu explained the importance of maintaining the cleanliness and the frozen chain/cold chain in the fish handling process to maintain the fish quality. The main causes of food safety hazard, they further explained, are raw material contaminants; raw material bad handling; sanitation, hygiene, health and personal skill; equipment suitability, and processing method. Poor fish handling will have high potential for Salmonella and high histamine levels.

    A session on histamine testing was presented by Hanna from Bali Seafood International Laboratory (BASIL). Information about histamine and its causes is important for fishers to better understand that high levels of histamine in fish can cause bad impact to health, from skin itching to food poisoning. Five fish catch from the Parigi fishers were used as samples for histamine testing during the training. Through a quantitative trial, the histamine level identified on site was between 5.8 to 11.9 ppm (parts per million), which means that the fish tested was safe for consumption. This indicates that that potentially the fish is safe when it reaches land. However histamine issues may be occurring as fish comes into the supply chain to last processing and export.

    Through this training, it I expected that fishers will understand and hone skills on good fish handling practices; that all handling areas are well maintained and clean at all times (on-board and in supplier); and that the  maintenance of the cold chain is highly important.

    “I am relieved to hear that our fish was proven safe for consumption through the histamine testing. When fish was observed during the training, the quality was excellent with grade A or AA. Potentially, fish quality issues occur only at the supplier level. In other words, the fishers have already been well-informed and have done their parts to maintain high quality fish,” says Alwiya Kaledupa, a member of Fair Trade Fishers Association

    Furthermore, he hopes that an adequate and reliable source of ice can be maintained in Parigi to support the quality and handling approaches.

    Writer: Wahyu Teguh Prawira

    Continue Reading
  • Safety at Sea Training for Fair Trade Fishermen in Pulau Bisa

    2 Jan 2018
    Indah Rufiati
    109
    0

    Fair Trade USA is different from other seafood certifications. It is not only focused on the sustainability of the resource but also supports improvements socially in the community and the supply chain. The Fair Trade USA standard considers the stakeholder relationships; the effects of fishing activity on the environment; the method of fishing; the recording of fish catches; product traceability; the factory and its workers, social standards, safety in the workplace and more.

    On October 1, MDPI under the USAID Indonesian Sustainable Ecosystems Advanced (SEA) Project (USAID SEA Project) conducted Safety at Sea (SAS) & First Aid Training for Fair Trade fishermen in Pulau Bisa, Halmahera Selatan Regency, North Maluku Province. The training was held to comply with one of the Fair Trade certification compliance criteria related to ‘Occupational Health & Safety Standard’ section of the Capture Fisheries Standard. Seventy Fair Trade fishermen from 4 Fishers Association (FA) attended the training that was conducted in collaboration with the National Search and Rescue team (BASARNAS) Ternate.

    The Head of Madapolo Tengah Village, Pak Hamka appreciated this activity. He emphasized the importance of safety at sea. He encouraged all fishermen to have a phone and keep it dry because now there is signal in the village so that they can keep the communication if there is a bad situation while at sea. He asked the fishermen to pay attention and to learn seriously about the safety at sea that will be presented by BASARNAS. He also told fishermen to fish “in adequate amount/not too much/enough for life”. He mentioned the importance of ETP (Endangered, Threatened & Protected) species to the ecosystem as well. He also said that fishermen must know that there are animals that are prohibited to be caught. If ETP species were human, they would say “Please don’t catch me…”

    The next session was the main trainings, delivered by BASARNAS Ternate team, Pak Fahari and his team: Pak Husen and Pak Rudin. They informed us that BASARNAS Ternate was established since 2012. In the near future, they have a plan to open another post in Bacan as well.

    Pak Rudin presented materials about First Aid, self-protection tool, emergency transfer technic and how to do Cardiopulmonary Resuscitation (CPR). Next, Pak Husen presented about the sea survival technique, which means how to defend ourselves at the sea when there was no one else.  First, what must have is the spirit to stay alive, self-readiness and the availability of the supporting tools. He stated that life vest is one of the important tools for sea survival, that’s why fishermen are encouraged to always bring it when fishing. The third topic was sea navigation by Pak Fahri that taught about mapping skill and navigation to make sure they can go home safely.

    After SAS Training, it was a time to distribute certificates, life vest, first-aid boxes and Search & Rescue books to the participants. Pak Hairun as the head of Fair Trade Committee (FTC) of Pulau Bisa expressed his gratitude that the fishermen got a chance to be one of the USAID SEA Project sites with MDPI assistance. He asked the fellow fishermen to keep the environment for future generation so that their grandchildren will still be able to enjoy seafood. Pak Asril as a representative from USAID SEA emphasized about the importance of not littering while at sea because it will be dangerous for the environment and also for fishermen themselves, for example the plastic that was thrown into the sea can get stuck in the vessel propeller and cause an accident. The representative of the Obi Utara District, Pak Hamid, continued to deliver a greeting and he said that this was the first SAS training conducted in this village and he hope that the similar training will be conducted in other villages too.

    Pak Asril as the representative of USAID SEA Project. Photo credit: MDPI

    The next agenda was additional trainings for fishermen: Data Collection Introduction from Amrollah and Rahman (MDPI); ETP Species Awareness from Rahman (MDPI); Fish Handling Training from Ibu Mega (PT. Blue Ocean Grace Indonesia) and waste management from Djamal (MDPI).

    At the end of the training, we are happy to report it was a really interactive training and participatory. Both the trainers and the participants had a lively discussion and question and answer sessions. MDPI and USAID SEA Project are glad to be able to conduct this fundamental SAS training for small-scale fishermen in North Maluku province.

    Writer: Indah Rufiati

     

    Continue Reading