Career

  • Praktek Kerja Lapangan / Magang

    3 Oct 2019
    mdpi
    6889
    4

    Durasi Magang/PKL : 30 Hari

    Fakultas : Perikanan dan Ilmu Kelautan/Aktif kuliah

    Lokasi : 1 Peserta di Wilayah Pulau Bisa, 1 Peserta di Wilayah Morotai

    Mentor dan penanggng jawab : Site Supervisor

    Penanggung jawab : Fisheries Manager dan Data Collection Officer

     

    Latar Belakang

    Program MDPI secara aktif terlibat dalam perikanan Indonesia yang berkelanjutan, khususnya pada tuna dan fokusnya terkonsentrasi pada perikanan skala kecil Pancing Ulur (Handline) dan Huhate (Pole and Line) perikanan tuna sirip kuning / cakalang. MDPI berupaya menggalakkan perikanan yang berkelanjutan maupun kesejahteraan dan peningkatan komunitas masyarakat yang terlibat dalam perikanan skala kecil di Indonesia. Kolaborasi yang kuat antara MDPI dengan berbagai institusi dan organisasi lainnya, antara lain WWF Indonesia, TNC, WCS, USAID, pemerintah Indonesia, universitas, dan stakeholder perikanan lainnya untuk bekerja meningkatkan perbaikan Perikanan menuju Perikanan yang berkelanjutan. 

    Melalui keyakinan yang kuat dalam perikanan yang berkelanjutan, baik dari sudut pandang ekologi dan sudut pandang sosial, dan juga untuk memenuhi tuntutan pasar internasional. MDPI juga mengimplementasikan ‘Fisheries Improvement Program’ (FIP), pada perikanan artisanal Pancing Ulur untuk perikanan tuna sirip kuning. FIP akan berkontribusi untuk meningkatkan manajemen perikanan Indonesia dengan mengaplikasikan prinsip perikanan berkelanjutan yaitu memastikan stok ikan yang terjamin, minimnya dampak terhadap ekosistem dan manajemen yang efektif. Untuk itu MDPI mengatur aktivitas pengumpulan data di 10 lokasi di Indonesia yang terdiri dari 6 provinsi antara lain NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Maluku dalam mengumpulkan data tangkapan secara ilmiah baik berupa data operasional, hasil tangkapan, panjang tuna pada ikan tuna utuh atau loin, tangkapan sampingan, penggunaan umpan dan interaksi dengan hewan ETP (Endangered, Threatened & Protected species). Kemudian, data disusun di database nasional, disebut dengan I-Fish. Melalui I-Fish dan FIP, MDPI berharap bisa menyoroti pentingnya pengumpulan data dalam meningkatkan manajemen perikanan, yang dapat membantu bergerak menuju Manajemen Perikanan yang Berkelanjutan dengan Pendekatan Ekosistem (Ecosystem Approach to Fisheries Management, EAFM), di Indonesia.

    Keterlibatan mahasiswa magang/PKL/Penelitian di wilayah kerja MDPI ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk peningkatan program perbaikan perikanan yang dilaksanakan MDPI dan mahasiswa mendapatkan ilmu serta pengalaman untuk dapat dikembangkan dan disebar luaskan guna menanamkan sikap peduli terhadap keberlanjutan perikanan. Bagi mahasiswa yang terpilih akan bekerja dan belajar di bawah Fisheries Improvement Department. 

     

    Tujuan

    Memahami proses pengumpulan data perikanan secara keseluruhan dan kegiatan lainnya di site MDPI sesuai loaksi penugasan yaitu dengan mengikuti rangkaian kegiatan /di bawah ini: 

     

    • Berperan aktif dan melakukan pendataan ikan

     

    • Mengerti tahapan pendataan ikan dan terlibat dalam kegiatan pendataan: identifikasi ikan, pengukuran ikan (panjang dan berat), wawancara nelayan, Monthly Unloading, I-fish app, data entry, cek dan verifikasi data, dan upload data ke I-Fish. 
    • Membantu melakukan pendataan ikan bersama team MDPI guna memperoleh data yang berkualitas tinggi
    • Berperan aktif dalam mencari cara untuk mendapatkan standar data yang diperlukan baik dari nelayan dan supplier.
    • Mendokumentasikan setiap tahapan pendataan.

     

     

    • Berperan aktif dalam kegiatan MDPI lainnya 

     

    • Melakukan verifikasi hasil pengumpulan Port Sampling data dengan hasil TLC terutama interaksi nelayan dengan jenis spesies ETP sesuai format analisis yang disediakan. Dari kegiatan ini diaharapkan adanya data hasil verifikasi TLC dan Port sampling data dalam bentuk excel, data base I-fish dan screen shoot foto TLC terhadap interaksi nelayan dengan hewan ETP dan aktivitas selama operasi penangkapan
    • Mengikuti proses implementasi teknologi yaitu pendatan melalui I-Fish app, pemasangan Spot Trace dan Time-Lapse Camera diatas kapal nelayan
    • Mengumpulkan informasi pendukung lainnya dalam melengkapi data dan informasi penunjang yang dibutuhkan oleh MDPI, seperti data kapal dan surat kapal. 
    • Membantu kegiatan MDPI lainnya yang diadakan selama masa Magang/PKL berlangsung.

     

    Hak Peserta Magang/PKL

    Diberikan kesempatan untuk dapat mengikuti kegiatan Magang, diberikan pengarahan mengenai prosedur dan tata kerja dalam organisasi MDPI, diberikan kepercayaan dan tanggung jawab terhadap berjalannya kegiatan magang. Mendatpatkan kompensasi dan diberikan biaya transportasi guna mendukung kelancaran kegiatan selama Magang/PKL, diberikan sertifikat Magang/PKL. 

     

    Tugas dan Tanggung Jawab 

      1. Melapor dan berkoordinasi dengan Supervisor
      2. Mengirimkan WWR (weekly work report) sesuai format dan ketentuan dari MDPI yang dikirimkan via email ke Supervisor setiap hari Jumat.
      3. Membuat presentasi singkat mengenai hasil Magang/PKL dan mempresentasikannya kepada Supervisor dan staf MDPI Kupang, sebelum masa Magang/PKL selesai. 
      4. Menyerahkan laporan hasil Magang/PKL, maksimal 1 bulan setelah Magang/PKL selesai.
      5. Membangun komunikasi yang baik kepada mitra MDPI dan tim MDPI
      6. Mengikuti seluruh tata tertib yang berlaku di MDPI
      7. Menjaga kerahasian informasi yang dianggap sensitive/rahasia oleh MDPI, untuk tidak disebarkan ke pihak luar baik melalui jalur pribadi maupun media sosial. 
      8. Membuat artikel hasil kegiatan Magang/PKL.

     

     

    Continue Reading
  • Magang Programmer

    13 May 2019
    mdpi
    5642
    2

    Mendukung Pengembangan Sistem Ketertelusuran

    dalam Rantai Pasokan Perikanan Artisan Skala Kecil

     

    MDPI berpengalaman dalam mengembangkan dan menguji inisiatif ketertelusuran untuk perikanan artisan skala kecil dalam beberapa tahun terakhir ini. Sebagian besar pekerjaan tersebut berada di bawah dua proyek ketertelusuran IFITT dan NWO, serta sebuah proyek kecil yang berfokus mendukung industri Indonesia untuk memenuhi persyaratan lacak balak (chain of custody, CoC) dari MSC. Belum lama ini, MDPI telah bekerja sama dengan USAID Oceans untuk mendukung pengembangan sistem elektronik Dokumentasi dan Ketertelusuran Tangkapan (Catch Documentation and Traceability) untuk perikanan artisan skala kecil. Banyak pekerjaan yang sedang dilakukan untuk mengembangkan solusi teknologi untuk perikanan skala besar, sementara sektor artisan skala kecil sering tertinggal dalam pengembangan ini. Bagaimanapun, sering kali persyaratan kepatuhan yang sama diterapkan pada perikanan artisan skala kecil untuk persyaratan ekspor atau untuk peraturan tingkat nasional. MDPI secara khusus bertujuan untuk mengembangkan sistem dan mendukung teknologi yang ditujukan untuk sektor perikanan artisan skala kecil dan yang merupakan sumber terbuka (open source) atau berbiaya rendah agar dapat diakses oleh sebanyak mungkin pelaku perikanan artisan skala kecil.

     

    Melalui pendekatan ini, MDPI bertujuan untuk mendukung kepatuhan dengan kegiatan perikanan legal, teregulasi, dan terlaporkan (LLR), daripada membiarkan sektor perikanan artisan skala kecil dilupakan atau tidak diperhatikan. Di bawah proyek-proyek tersebut, MDPI berpengalaman dalam mengembangkan dan menerapkan sistem ketertelusuran tingkat pemasok dan tingkat pengolah.

     

    Karyawan magang akan bekerja di tiga kegiatan MDPI berikut ini:

    • Membantu dan bekerja dengan pengembang peranti lunak senior untuk pengembangan sistem/peranti lunak.
    • Mengembangkan dan menguji peranti lunak agar bebas dari kekutu (bug). Memastikan peranti lunak/sistem berjalan dengan baik.
    • Mendukung pengguna di tempat terpencil termasuk instalasi, pelatihan pengguna, perbaikan kekutu (bug) dan penyelesaikan masalah, serta sistem pencarian dan penyelesaian masalah.
    • Memiliki pengalaman dalam bahasa pemrogaman struktur dan berorientasi obyek pemrograman akan menjadi nilai tambah
    • Memiliki keterampilan untuk menyiapkan jejaring komputer (setup LAN) dan masalah komputer (troubleshooting computer)

     

    Persyaratan:

    • Berpengalaman dalam C# Essential.
    • Lebih disukai bila berpengalaman dalam pengembangan API, penggunaan GitHub, sistem database dan aplikasi web.
    • Lancar berbahasa Indonesia dengan kemahiran berbahasa Inggris.
    • Saat ini sedang menuntut ilmu magister di bidang terkait TI.
    • Lebih disukai yang berpengalaman kerja TI.
    • Bersedia melakukan perjalanan dan bekerja di kawasan timur Indonesia.

     

    Durasi magang adalah minimum 4 bulan, lebih disukai hingga 6 bulan. Posisi karyawan magang terbuka untuk mahasiswa tingkat magister Indonesia dan internasional dan MDPI dapat memberikan dukungan biaya hidup sesuai standar di Indonesia. Biaya perjalanan menuju atau dari Indonesia, serta aplikasi visa tidak akan ditanggung oleh MDPI, namun kami akan membantu persyaratan yang diperlukan.

    Continue Reading
  • Intern for Interoperability

    2 May 2019
    mdpi
    5536

    Position                                : Intern for Interoperability
    Location                               : Denpasar, Bali – Indonesia
    Employment                       : Internship Program
    Report to                             : Supply Chain Manager

    Description:

    MDPI has experience in developing and trialing traceability initiatives for small-scale fisheries in recent years. This work was predominantly under two traceability projects IFITT and NWO, as well as a smaller project focused on supporting Indonesian industry to meet MSC chain of custody requirements. More recently, MDPI has been working with USAID Oceans to support the development of electronic Catch Documentation and Traceability systems for small-scale fisheries. MDPI is specifically aiming to develop systems and support technology aimed at the small-scale sector and that are either Open Source or low cost to be accessible to as many small-scale actors as possible. Through this approach, MDPI aims to support compliance with Legal, Regulated and Reported (LLR) activities, rather than allowing the small-scale sector to be excused or to fall under the radar. The initiatives trialed to date by MDPI include:

    • Spot Trace devices
    • Time-lapse cameras
    • FlyWire camera
    • Pelagic Data System
    • I-Fish app
    • TraceTales
    • Supplier app: Our Fish and Trafiz an app app developed for suppliers

    The next step in MDPI’s work is to integrate the data from various technologies and various chain nodes to provide complete information and data on the journey of a fish once caught in a small-scale fishery. Initial thoughts on how to achieve and implement this include blockchain technology, connecting existing technologies by API’s or using the DEX model proposed by USAID Oceans. The final system needs to take into account:

    • Data sharing agreements
    • Data security
    • Key Data Elements (KDEs)
    • Costs
    • Industry and government preferences
    • Interoperability capacity

    The intern position will identify alternative ideas and identify appropriate ways to link technologies. This may be done by creating partnerships with other organizations, learning and adopting from existing systems and or creating simple in-house solutions that allow for simple data transfer by industry users to existing systems (such as in-house ERP systems).

    The technologies and systems currently in use or in development were developed specifically for tuna supply chains and actors. To make these solutions applicable and scalable to other small-scale fisheries in Indonesia, some customization and development will be required.

    The Intern will work with MDPI and its partners on the following three activities:

    • Evaluate current technology solutions and data collection initiatives underway within MDPI-supported company supply chains and pilot projects
    • Evaluate what adjustments need to be made to existing traceability pilots for them to be scaled up across fisheries
    • Make recommendations on the best approach for creating integration of data, interoperability, between supply chain nodes, including financing options for industry to engage in using these solutions. The technology options and the financing of these need to take the limitations of the small-scale sector into account

    The outcome of this work is a report providing recommendations on the best approaches for integrating data across supply chain codes and between technology pilots as well as incentivizing wider expansion of the devices across the sector.

    Requirements:

    • Currently studying a masters in fisheries or IT related subject
    • Previous IT work experience desirable
    • Knowledge of fisheries supply chains is a plus

    The intern position is open to both Indonesian and international Master’s students and MDPI can support with Indonesian-based costs. Costs of travel to/from Indonesia and visa applications will not be covered by MDPI but we will assist the requirements as necessary.

     MDPI is committed to implementing free discrimination recruitment from the elements of SARA (Tribe, Religion, Race and Intergroup), supporting gender equality, anti-trafficking in persons and rejecting all forms of drug use and trafficking.

    Send complete application to MDPI HR via email: career@mdpi.or.id with subject: Application: Interoperability Internship Program

    Continue Reading